Jumat, 26 Agustus 2011

Wanita Ogah Terjerat Cinta Pandangan Pertama

BERBEDA dengan pria, wanita mengharapkan kenyamanan sebelum berkencan. Ketimbang terjerat cinta pandangan pertama, mereka merelakan waktu untuk penjajakan dengan sosok pujaan hati.
Hal tersebut seperti dipaparkan sebuah survei baru yang mengatakan bahwa satu dari lima pria mengaku jatuh cinta pada pandangan pertama. Dan, separuh dari jumlah tersebut mengatakan bahwa mereka jatuh cinta dengan pasangan hanya lewat satu kali pertemuan.
Hampir tiga perempat pria langsung tak kuasa dengan wanita di hadapannya pada tiga kencan sejak awal bertemu. Sebaliknya, hanya satu dari 10 wanita yang mengatakan jatuh cinta pandangan pertama. Kebanyakan menunggu setidaknya hingga kencan keenam sebelum menetapkan hati.
Profesor Alexander Gordon, psikolog dan anggota British Psychological Society tertarik dengan temuan tersebut dan menyetujui perbedaan gender yang sangat mencolok. Dia mengatakan bahwa pria cenderung berpikir dangkal soal perasaannya. Buktinya, pria segera bisa memutuskan ketetapan hati ketika pertama bertemu seorang wanita. Sementara, pikiran wanita jauh lebih rumit dan selalu menimbang-nimbang pro-kontra sebelum mereka menetapkan pilihan.
"Wanita lebih baik membaca situasi dan lebih mungkin untuk mengajukan lebih banyak pertanyaan dalam diri setelah bertemu seseorang, seperti apakah dia membuat saya merasa aman, apakah dia akan menjadi ayah yang baik, dan sebagainya," jelas Gordon, seperti dirilis Times of India, Kamis (25/8/2011).
"Dalam hal membuat pilihan seumur hidup, wanita lebih selektif," imbuhnya tentang survei yang dilakukan terhadap 1.500 pria dan 1.500 wanita berusia 16-86 tahun.
Kesimpulan penemuan lainnya, adalah pria mengaku kerap memiliki kekasih yang tidak membalas cintanya. Pria juga cenderung mengatakan "Aku mencintaimu" pada pertemuan pertama.
Namun, ada satu hal yang membedakan kedua gender bahwa menyatakan cinta pada pandangan pertama adalah urusan paling berat yang diambil sepanjang hidupnya. Tak heran, satu dari empat orang mengatakan tidak akan pernah sepenuhnya pulih dari patah hati.

sumber: msn.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar