Minggu, 21 Agustus 2011

Perserikatan Bangsa-Bangsa dkk.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
·         Landasan Pembentukan PBB
a.       Atlantic Charter
Piagam Atlantik (Atlantic Charter) adalah sebuah deklarasi bersama yang dikeluarkan oleh Perdana Menteri Inggris Winston Churchill dan Presiden Amerika Serikat Franklin D. Roosevelt pada tanggal 14 Agustus 1941 di atas kapal perang Kerajaan Inggris HMS Prince of Wales di perairan Samudera Atlantik, tepatnya di wilayah Argentia, Newfoundland, Kanada.
Dalam Piagam Atlantik terdapat 8 poin penting mengenai:
1.tidak ada lagi wilayah yang dicari oleh Amerika Serikat atau Inggris;
  1. pengaturan sebuah wilayah harus sesuai dengan kehendak masyarakat bersangkutan;
3.hak untuk menentukan nasib sendiri;
4.pengurangan rintangan perdagangan;
5.memajukan kerjasama ekonomi dunia dan peningkatan kesejahteraan sosial;
6.kebebasan berkehendak dan bebas dari kekhawatiran;
7.menciptakan kebebasan di laut lepas;
8.pelucutan senjata di seluruh dunia pasca perang

b.      Declaration of the United Nation
      The Declaration by United Nations was a World War II document agreed to on January 1, 1942 during the Arcadia Conference by 26 governments: the Allied "Big Four" (the USA, the UK, the USSR, and China), nine American allies in Central America and the Caribbean, the four British Dominions, British India, and eight Allied governments-in-exile, for a total of twenty-six nations.
      During December 1941, Roosevelt devised the name "United Nations" for the Allies of World War II, and the Declaration by United Nations, on 1 January 1942, was the basis of the modern UN.The term United Nations became synonymous during the war with the Allies and was considered to be the formal name that they were fighting under.
      By the end of the war, a number of other states had acceded to the declaration, including the Philippines, France, every Latin American state besides Argentina, and the various independent states of the Middle East and Africa. Although most of the minor Axis powers had switched sides and joined the United Nations as co-belligerents against Germany by the end of the war, they were not allowed to accede to the declaration.
Bahasa resmi   Inggris, Mandarin, Perancis, Rusia, Arab, Spanyol
Sekretaris-Jendral        Ban Ki-moon (sejak 2006)
Didirikan         24 Oktober 1945
Jumlah anggota           192
Markas            New York City, NY, AS
Situs resmi       http://www.un.org/
Sunting kotak ini


Perserikatan Bangsa-Bangsa atau disingkat PBB (bahasa Inggris: United Nations atau disingkat UN) adalah sebuah organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, pengamanan internasional, lembaga ekonomi, dan perlindungan sosial.

Perserikatan Bangsa-bangsa didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks di Washington, DC, namun Sidang Umum yang pertama - dihadiri wakil dari 51 negara - baru berlangsung pada 10 Januari 1946 (di Church House, London). Dari 1919 hingga 1946, terdapat sebuah organisasi yang mirip, bernama Liga Bangsa-Bangsa, yang bisa dianggap sebagai pendahulu PBB.

Sejak didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945 sedikitnya 192 negara menjadi anggota PBB. Semua negara yang tergabung dalam wadah PBB menyatakan independensinya masing-masing, selain Vatikan dan Takhta Suci serta Republik Cina (Taiwan) yang tergabung dalam wilayah Cina pada 1971.

Hingga tahun 2007 sudah ada 192 negara anggota PBB. Sekretaris Jenderal PBB saat ini adalah Ban Ki-moon asal Korea Selatan yang menjabat sejak 1 Januari 2007.
c.       Moscow Declaration
      The Moscow Declaration was signed during the Moscow Conference on October 30, 1943. The formal name of the declaration was "Declaration of the Four Nations on General Security". It was signed by the foreign secretaries of the Governments of the United States, the United Kingdom and the Soviet Union. The Declaration has four separate parts.
·         Joint Four-Nation Declaration
In the section Joint Four-Nation Declaration, the governments of the United States of America, United Kingdom, the Soviet Union, and China, in accordance with the declaration by the United Nations of January, 1942, and subsequent declarations, to continue hostilities against those Axis powers with which they respectively are at war until such powers have laid down their arms on the basis of unconditional surrender. They also recognize the necessity of establishing at the earliest practicable date a general international organization (the United Nations), based on the principle of the sovereign equality of all peace-loving states, and open to membership by all such states, large and small, for the maintenance of international peace and security.
·         Declaration regarding Italy
In the section Declaration regarding Italy the foreign secretaries of the US, UK and USSR declared that fascism and its influence should be completely destroyed and that the Italian people should be given every opportunity to establish governmental and other institutions based on democratic principles.
·         Declaration regarding Austria
In the section Declaration regarding Austria the Foreign Secretaries of US, UK and USSR declared that the annexation (Anschluss) of Austria by Germany was null and void. It called for the establishment of a free Austria after the victory over Nazi Germany.
"The Governments of the United Kingdom, the Soviet Union and the United States of America are agreed that Austria, the first free country to fall a victim to Hitlerite aggression, shall be liberated from German domination.
They regard the annexation imposed upon Austria by German on March 15, 1938, as null and void. They consider themselves as in no way bound by any changes effected in Austria since that date. They declare that they wish to see re-established a free and independent Austria, and thereby to open the way for the Austrian people themselves, as well as those neighbouring states which will be faced with similar problems, to find that political and economic security which is the only basis for lasting peace.
Austria is reminded, however, that she has responsibility which she cannot evade for participation in the war on the side of Hitlerite Germany, and that in the final settlement account will inevitably be taken of her own contribution to her liberation."
·         Statement on Atrocities
The final section of the Moscow Declaration is entitled Statement on Atrocities and it was signed by the U.S. President Franklin D. Roosevelt, British Prime Minister Winston Churchill and Soviet Premier Joseph Stalin. They noted that "evidence of atrocities, massacres and cold-blooded mass executions which are being perpetrated by Hitlerite forces in many of the countries they have overrun and from which they are now being steadily expelled". They went on to state that Germans would be sent back to the countries where they had committed their crimes and "judged on the spot by the peoples whom they have outraged". As for those Germans whose criminal offenses had no particular geographical localization, they would be punished by joint decision of the governments of the Allies.

The Statement on Atrocities was largely drafted by Winston Churchill[1] and led to the setting up of the European Advisory Commission which drafted the London Charter.
d.            Dumbarton Oaks Conference
Konferensi Dumbarton Oaks (Dumbarton Oaks Conference atau Pembicaraan Washington tentang Keamanan Dunia dan Organisasi Keamanan) yang diadakan pada awal Agustus 1944 di sebuah rumah mansion di Washington, DC bernama Dumbarton Oaks merupakan tempat di mana PBB dibentuk dan dinegosiasikan. Konferensi ini dihadiri oleh wakil dari Amerika Serikat, Uni Soviet, Britania Raya, dan Republik Tiongkok (Taiwan). Bahan diskusi termasuk pembentukan Dewan Keamanan dan hak veto yang akan diberikan untuk anggota tetapnya. Konferensi ini diikuti dengan Konferensi San Francisco, di mana kekuatan veto Dewan Keamanan ditetapkan.

e.         Yalta Conference
Konferensi Yalta (Yalta Conference), kadangkala disebut Konferensi Krim dan memiliki nama sandi Konferensi Argonaut Conference, adalah sebuah konferensi masa Perang Dunia II yang diadakan antara tanggal 4 sampai 11 Februari 1945. Konferensi ini dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat, Uni Soviet, dan Britania Raya. Mereka diwakili oleh Franklin D. Roosevelt, Winston Churchill, dan Josef Stalin. Konferensi ini kadangkala disebut sebagai konferensi di mana "Sekutu Barat mengkhianati atau menjual Eropa kepada Uni Soviet".
f.          San Fransisco Conference
·         Konferensi San Fransisco merupakan konferensi terakhir dalam rangkaian kegiatan terbentuknya PBB. Konferensi San Fransisco berlangsung selama 2 bulan yakni dari tanggal 25 April sampai 26 Juni 1945. Peserta konferensi berjumlah 50 negara yakni 47 negara penandatanganan Declaration of the United Nations ditambah Ukraina, Belarusia, dan Argentina. Kelima puluh negara ini dikenal sebagai negara anggota pendiri (original members) atau anggota asli. Konferensi ini menyetujui dan menandatangani Piagam Perdamaian (Charter of Peace) yang kemudian piagam ini menjadi Piagam PBB (United Nations Charter).
·         Tujuan dan dasar-dasar PBB
- Tujuan PBB:
1.      Memelihara perdamaian dan keamanan internasional.
2.      Mengembangkan hubungan-hubungan persaudaraan antara bangsa-bangsa.
3.      Menciptakan kerja sama dalam memecahkan masalah internasional dalam bidang ekonomi, social budaya, dan hak asasi.
4.      Menjadikan PBB sebagai pusat usaha dalam mewujudkan tujuan bersama cita-cita di atas.

- Dasar PBB:
1.      Berdasarkan persamaan kedaulatan dari semua anggotanya.
2.      Semua anggota harus memenuhi dengan ikhlas kewajiban-kewajiban mereka sebagaimana tercantum dalam piagam PBB.
3.      Semua anggota harus menyelesaikan persengketaan-persengketaan internasional dengan jalan damai tanpa membahayakan perdamaian, keamanan, dan keadilan.
4.      Dalam hubungan-hubungan internasional semua anggota haurs menjauhi penggunaan ancaman atau kekerasan terhadap orang lain.

·         Keorganisasian PBB
a.   General Assembly
      Pengamat Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations General Assembly observers) adalah lembaga internasional, entitas atau negara bukan anggota PBB Sebagai pengamat, negara/lembaga/badan tersebut memiliki hak untuk berbicara di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa dan menandatangani resolusi akan tetapi tidak memiliki hak untuk memberikan suara pada pengambilan suara untuk suatu resolusi. Status Pengamat diberikan oleh Sidang Resolusi Majelis Umum PBB.
b.   Security Courcil
      Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Security Council resolution) adalah resolusi PBB yang ditetapkan lewat pemungutan suara oleh lima anggota tetap dan sepuluh anggota tidak tetap dari Dewan Keamanan PBB dengan "tanggung jawab utama bagi pemeliharaan perdamaian dan keamanan internasional". Piagam PBB menetapkan (dalam Pasal 27) bahwa konsep resolusi pada non-prosedural jika hal itu diadopsi sembilan atau lebih, dari lima belas anggota Dewan Keamanan untuk memilih resolusi serta jika tidak dipergunakannya "hak tolak" oleh salah satu dari lima anggota tetap.
c.   International Court of Justice
      Mahkamah Internasional (International Court of Justice) berkedudukan di Den Haag, Belanda . Mahkamah merupakan badan kehakiman yang terpenting dalam PBB . Dewan keamanan dapat menyerahkan suatu sengketa hukum kepada mahkamah, majelis umum dan dewan keamanan dapat memohon kepada mahkamah nasehat atas persoalan hukum apa saja dan organ-organ lain dari PBB serta badan-badan khusus apabila pendapat wewenang dari majelis umum dapat meminta nasehat mengenai persoalan-persoalan hukum dalam ruang lingkup kegiatan mereka. Majelis umum telah memberikan wewenang ini kepada dewan ekonomi dan sosial, dewan perwakilan, panitia interim dari majelis umum , dan beberapa badan-badan antar pemerintah.
      Sumber-sumber hukum yang digunakan apabila membuat suatu keputusan ialah :
a.   konvensi-konvensi internasional untuk menetapkan perkara-perkara yang diakui oleh negara-negara yang sedang berselisih.
b.   kebiasaan internasional sebagai bukti dari suatu praktek umum yang diterima sebagai hokum.
c.   azas-azas umum yang diakui oleh negara-negara yang mempunyai peradaban.
d.   keputusan-keputusan kehakiman dan pendidikan dari publisis-publisis yang paling cakap dari berbagai negara, sebagai cara tambahan untuk menentukan peraturan-peraturan hokum.

      Mahkamah dapat membuat keputusan “ex aequo et bono” (artinya : sesuai dengan apa yang dianggap adil) apabila pihak-pihak yang bersangkutan setuju. Mahkamah terdiri dari lima belas hakim, yang dikenal sebagai ”anggota” mahkamah. Mereka dipilih oleh majelis umum dan dewan keamanan yang mengadakan pemungutan suara secara terpisah. Hakim-hakim dipilih atas dasar kecakapan mereka, bukan atas dasar kebangsaan akan tetapi diusahakan untuk menjamin bahwa sistem-sistem hukum yang terpenting didunia diwakili oleh mahkamah. Tidak ada dua hakim yang menjadi warga negara dari negara yang sama. Hakim-hakim memegang jabatan selama waktu sembilan tahun dan dapat dipilih kembali mereka tidak dapat menduduki jabatan lain selama masa jabatan mereka. Semua persoalan-persoalan diputuskan menurut suatu kelebihan dari hakim-hakim yang hadir, dan jumlah sembilan merupakan quorumnya. Apabla terjadi seri, maka ketua mahkamah mempunyai suara yang menentukan.
d.   Economic and Social Council
      United Nations Economic and Social Council (ECOSOC) merupakan lembaga yang juga mengatur Komisi Hak Asasi Manusia PBB atau United Nations Commission on Human Rights (UNCHR) adalah komisi fungsional dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa. UNCHR adalah lembaga di bawah UN Economic and Social Council (ECOSOC), dan juga dibantu oleh Office of the United Nations High Commissioner for Human Rights (UNHCHR). Komisi ini adalah mekanisme utama PBB dan forum internasional yang menangani perlindungan hak asasi manusia. Pada 15 Maret 2006 Sidang Umum PBB memilih untuk menggantikan UNCHR dengan Dewan Hak Asasi Manusia PBB.
e.   Trusteeship Council
      United Nations Trusteeship Council adalah lembaga PBB yang mengatur agar daerah-daerah tanpa pemerintahan sendiri dikelola dengan perhatian kepada penduduk setempat dan keamanan dan perdamaian internasional. Trust territories kebanyakan berasal dari mandat Liga Bangsa-Bangsa atau daerah yang diambil dari negara-negara yang kalah dalam Perang Dunia II, dan semuanya sekarang sudah merdeka atau bergabung dengan negara tetangga. Yang terakhir adalah Palau, yang menjadi bagian dari AS pada Desember 1994. Karena misinya telah tercapai, Trusteeship Council menghentikan kegiatan pada tanggal 1 November 1994. Saat ini dipimpin oleh Michel Duclos, dengan Adam Thomson sebagai wakil presiden.
f.    Secretariat
      Sekretariat PBB adalah salah satu badan utama dari PBB dan dikepalai oleh seorang Sekretaris Jendral PBB, dibantu oleh seorang staff pembantu pemerintah sedunia. Badan ini menyediakan penelitian, informasi, dan fasilitas yang dibutuhkan oleh PBB untuk rapat-rapatnya. Badan ini juga membawa tugas seperti yang diatur oleh Dewan Keamanan PBB, Sidang Umum PBB, Dewan Ekonomi dan Sosial PBB dan badan PBB lainnya. Piagam PBB menyediakan para staff dipilih berdasarkan aplikasi standar efisiensi, kompeten, dan integritas tertinggi, dikarenakan kepentingan mengambil dari tempat geografi yang luas.

Fungsi-fungsi sekretaris jendral

  • Sebagai kepala administratif dari PBB.
  • Membawa dihadapan perhatian dewan keamanan setiap persoalan yang menurut pendapatnya membahayakan perdamaian dan keamanan internasional.
  • Membuat laporan tahunan dan tiap-tiap laporan tambahan yang perlu pada majelis umum mengenai pekerjaan PBB.

·         Keanggotaan PBB
Badan-badan Internasional
a.   Badan Internasional di bawah naungan Majelis umum
1.      UNHCR
      Komisi Tinggi PBB untuk Urusan Pengungsi (United Nations High Commissioner for Refugees disingkat UNHCR) bermarkas di Jenewa, Swis. Badan ini didirikan pada tanggal 14 Desember 1950, bertujuan untuk melindungi dan memberikan bantuan kepada pengungsi berdasarkan permintaan sebuah pemerintahan atau PBB kemudian untuk mendampingi para pengungsi tersebut dalam proses pemindahan tempat menetap mereka ke tempat yang baru.
      Badan ini menggantikan Organisasi Pengungsi Internasional dan Badan PBB untuk Administrasi Bantuan dan Rehabilitasi. UNHCR dianugerahi penghargaan Nobel untuk perdamaian tahun 1954 dan 1981. Badan itu diberi mandat untuk memimpin dan mengkoordinasikan langkah-langkah internasional untuk melindungi pengungsi dan menyelesaikan permasalahan pengungsi di seluruh dunia. Tujuan utamanya adalah untuk melindungi hak-hak para pengungsi. Badan ini memastikan setiap pengungsi mendapatkan hak untuk memperoleh perlindungan.

  1. UNICEF

Lambang UNICEF (United Nations Children's Fund)
      UNICEF (United Nations Children's Fund) atau Dana Anak-anak PBB didirikan oleh Majelis Umum PBB pada 11 Desember 1946. Bermarkas besar di Kota New York, UNICEF memberikan bantuan kemanusiaan dan perkembangan jangka panjang kepada anak-anak dan ibunya di negara-negara berkembang. UNICEF merupakan agensi yang didanai secara sukarela, oleh karena itu agensi ini bergantung pada sumbangan dari pemerintah dan pribadi. Program-programnya menekanankan pengembangan pelayanan masyarakat untuk mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak. UNICEF mendapatkan Penghargaan Perdamaian Nobel pada 1965.UNICEF sekarang menjadi sponsor klub spanyol FC Barcelona

3.   UNCTAD
      United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) adalah organisasi internasional yang didirikan pada tahun 1969. UNCTAD adalah organ utama Majelis Umum PBB dalam menangani isu perdagangan, investasi dan pembangunan. UNCTAD beranggotakan 191 negara dan bermarkas di Geneva, Swiss. UNCTAD mempunyai 400 petugas dan anggaran sebesar $500 juta setahun. Petemuan UNCTAD diadakan setiap empat tahun:
- UNCTAD 8 diadakan di Kolombia pada 1992
- UNCTAD IX diadakan di Midrand, Afrika Selatan pada 1996
- UNCTAD X diadakan di Bangkok, Thailand pada 2000
- UNCTAD XI diadakan di Sao Paulo, Brazil pada 2004
- UNCTAD XII akan diadakan di Ghana pada 2008


  1. UNDP

Lambang UNDP (United Nations Development Programme)
      United Nations Development Programme (UNDP) atau Badan Program Pembangunan PBB (Bahasa Arab: برنامج الامم المتحده الانماءي , Bahasa Prancis: Programme des Nations Unies pour le développement, Bahasa Spanyol: Programa de desarrollo de Naciones Unidas ) adalah organisasi multilateral yang paling besar memberi bantuan teknis dan pembangunan di dunia. Berpusat di New York City dan juga sebagai organisasi terbesar dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa. Organisasi ini yang dibiayai oleh donor. Donor-donor ini biasanya membantu menyediakan ahli dan penasehat , pelatihan, dan perlengkapan pembangunan untuk negara berkembang, dengan menambah pemberian bantuan untuk negara berkembang
      UNDIP dibentuk pada tahun 1965 sebagai penggabungan dua organisasi sebelumnya (Program Bantuan Teknis PBB dan Program Dana Khusus PBB). Organisasi ini dilihat sebagai organisasi yang melakukan tugas pokok PBB selain perwujudan perdamaian dunia dan keamanan dunia. UNDP mempunyai anggota lebih kurang 166 negara dari seluruh dunia, bekerja dengan bantuan pemerintah dan LSM lokal.
Fungsi umum dari UNDP, antara lain:
·         Mewujudkan demokrasi dalam suatu negara
·         Penanggulangan kemiskinan
·         Membantu suatu negara untuk bangkit dari keterpurukan
·         Perluasan Energi dan Keseimbangan Lingkungan
·         Penanggulangan HIV/AIDS

  1. WFP

      WFP (World Food Programme) atau Program Pangan Dunia didirikan oleh FAO pada 1960. Bermarkas besar di Kota New York, WFP memberikan bantuan kemanusiaan dan perkembangan jangka panjang untuk program pangan di negara-negara berkembang. WFP merupakan agensi yang didanai secara sukarela, oleh karena itu agensi ini bergantung pada sumbangan dari pemerintah dan pribadi. Program-programnya menekanankan pengembangan pelayanan masyarakat untuk mempromosikan program pangan.

6.   UNEP
      United Nations Environment Programme (UNEP) berperan mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas alam sekitar Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan membantu negara-negara berkembang melaksanakan kebijakan mengenai alam dan menggalakkan sustainable development di dunia. Organisasi ini didirikan setelah United Nations Conference on the Human Environment pada Juni 1972 dan bermarkas di Nairobi, Kenya. UNEP juga memiliki enam kantor regional.

7.   UNFPA
      United Nations Population Fund (UNFPA) memulai operasinya tahun 1969 sebagai United Nations Fund for Population Activities (namanya berubah tahun 1987) dibawah administrasi United Nations Development Fund.[1] Tahun 1971 badan ini ditempatkan dibawah otoritas Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa. UNFPA mendukung program di empat wilayah, negara Arab dan Eropa, Asia dan Pasifik, Amerika Latin dan Karibia, dan Afrika sub-Sahara. Mereka bekerja di lebih dari 140 negara, teritori dan wilayah. Sekitar tiga perempat staf bekerja di lapangan.
      Beberapa tugas UNFPA melibatkan penyediaan suplai dan layanan untuk merawat kesehatan. Mereka juga mendorong partisipasi pemuda dan wanita untuk membantu mengembangkan masyarakat mereka yang terkena dampak dari kesehatan yang buruk yang meluas ke berbagai sektor seperti pencegahan penyakit kelamin termasuk HIV/AIDS. UNFPA bekerja atas kerjasama dengan badan PBB, pemerintah dan komunitas lainnya. Bekerjasama, badan ini meningkatkan kewaspadaan dan mengelola dukungan dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mencapai Millennium Development Goals.

8.   WFC
      World Food Council (WFC) was a United Nations organization established by the UN General Assembly in December 1974 by recommendation of the World Food Conference . Dewan Pangan Dunia (WFC) adalah seorang Perserikatan Bangsa-Bangsa organisasi yang didirikan oleh Majelis Umum PBB pada bulan Desember 1974 oleh rekomendasi dari Konferensi Pangan Dunia. Its headquarter was in Rome, Italy. Berkantor pusat di Roma, Italia. WFC's goal was to serve as coordinating body for national ministries of agriculture to help reduce malnutrition and hunger. WFC's Tujuannya adalah untuk melayani sebagai badan koordinasi pelayanan nasional pertanian untuk membantu mengurangi kekurangan gizi dan kelaparan. WFC was officially suspended in 1993. WFC secara resmi dihentikan pada tahun 1993. WFC is one of very few UN organization which has been suspended. WFC adalah salah satu dari sedikit organisasi PBB yang telah ditangguhkan. The UNDRO (United Nations Disaster Relief Organization and its predecessor, the DHA similarly were replaced by the OCHA. WFC's functions were absorbed by the Food and Agriculture Organization of the United Nations and the World Food Programme . The UNDRO (Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Penanggulangan Bencana pendahulunya, DHA sama digantikan oleh OCHA. WFC fungsi-fungsi yang diserap oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Program Pangan Dunia.
      The world food situation in the early 1970s was marked by extreme food shortages in many developing countries in Africa and parts of Southeast Asia, by a general lack of progress in the world fight against hunger and malnutrition, and by very slow progress in the creation of a system of internationally coordinated cereal reserves to meet crop shortfalls and other abnormal situations. Situasi pangan dunia pada awal tahun 1970 ditandai dengan ekstrem kekurangan pangan di banyak negara berkembang di Afrika dan sebagian Asia Tenggara, dengan tidak adanya kemajuan umum di dunia memerangi kelaparan dan kekurangan gizi, dan dengan sangat lambat kemajuan dalam penciptaan sistem terkoordinasi internasional sereal tanaman cadangan untuk memenuhi kekurangan dan situasi yang abnormal lainnya.
It was against this background that the General Assembly decided, in 1973, to convene a conference to deal with global food problems. Itu latar belakang inilah Majelis Umum memutuskan, pada tahun 1973, untuk mengadakan konferensi untuk menangani masalah pangan global. The UN World Food Conference, held in Rome in November 1974, called for the creation of a 36-member ministerial-level World Food Council to review annually major problems and policy issues affecting the world food situation and to bring its political influence to bear on governments and UN bodies and agencies alike. Pangan Dunia PBB Konferensi, diadakan di Roma pada November 1974, yang disebut untuk menciptakan 36-anggota tingkat menteri Dewan Pangan Dunia setiap tahunnya untuk meninjau masalah-masalah besar dan masalah-masalah kebijakan yang mempengaruhi situasi pangan dunia dan membawa pengaruh politiknya untuk beruang pemerintah dan badan-badan PBB dan badan-badan serupa.
      Each year up through 1992 the WFC met in plenary session at the invitation of one of its member states. Setiap tahun melalui WFC tahun 1992, bertemu dalam sidang paripurna atas undangan salah satu negara anggotanya. The council, as a subsidiary body of the UN General Assembly, reports annually to it through the Economic and Social Council. Dewan, sebagai tubuh anak perusahaan dari Majelis Umum PBB, laporan setiap tahun untuk itu melalui Dewan Ekonomi dan Sosial.
      At first, the WFC's approach to solving world food problems was to encourage the adoption of national food strategies by developing countries. Pada awalnya, WFC pendekatan untuk memecahkan masalah pangan dunia adalah untuk mendorong penerapan strategi pangan nasional oleh negara-negara berkembang. Under this plan, each country would assess its present food situation, including needs, supply, potential for increasing food production, storage, processing, transport, distribution, marketing, and the ability to meet food emergencies. Di bawah rencana ini, setiap negara akan menilai situasi pangan yang sekarang, termasuk kebutuhan, penawaran, potensi untuk meningkatkan produksi pangan, penyimpanan, pengolahan, transportasi, distribusi, pemasaran, dan kemampuan untuk memenuhi keadaan darurat pangan. In the early 1980s, this concept was taken over by the World Bank. Pada awal 1980-an, konsep ini diambil alih oleh Bank Dunia. Richard Levie was the Secretary of the World Food Council in the mid eighties. Richard Levie adalah Sekretaris Dewan Pangan Dunia pada pertengahan tahun delapan puluhan. In 1989, at its 15th session held in Cairo, Egypt, the WFC delineated a Programme of Co-operative Action with four main goals for UN member countries within the next decade: the elimination of starvation and death caused by famine; a substantial reduction of malnutrition and mortality among young children; a tangible reduction in chronic hunger; and the elimination of major nutritional-deficiency diseases. Pada tahun 1989, pada sidang yang 15 di Kairo, Mesir, yang digambarkan WFC Program Koperasi Aksi dengan empat tujuan utama bagi negara-negara anggota PBB dalam dekade berikutnya: penghapusan kelaparan dan kematian yang disebabkan oleh kelaparan; suatu pengurangan substansial malnutrisi dan kematian di antara anak-anak muda; pengurangan nyata dalam kelaparan kronis dan penghapusan utama penyakit kekurangan gizi. The Programme of Co-Operative Action contained proposals for immediate action to be taken on food-for-work programs in rural areas where employment opportunities are not available and measures to make specific food items affordable to the poor. Program Co-Operative Aksi proposal untuk segera berisi tindakan yang harus diambil pada makanan-untuk-program kerja di daerah pedesaan di mana kesempatan kerja tidak tersedia dan langkah-langkah untuk membuat makanan khusus yang terjangkau bagi masyarakat miskin. Over the longer term, the WFC recommended projects to create production and employment opportunities in rural and urban areas; community initiative projects designed to enable the communities themselves to identify and implement projects; vocational training schemes; retraining schemes; food stamp schemes. Selama jangka panjang, yang WFC proyek direkomendasikan untuk membuat produksi dan kesempatan kerja di pedesaan dan perkotaan; komunitas proyek-proyek inisiatif yang dirancang untuk memungkinkan masyarakat sendiri untuk mengidentifikasi dan melaksanakan proyek-proyek; skema pelatihan kejuruan; pelatihan ulang skema; skema kupon makanan. In the area of nutrition, the WFC recommended the implementation on an emergency basis of supplementary feeding programs for children; primary health care programs, including programs to improve sanitation and drinking water; family planning programs; nutritional education programs; and support to food and nutrition programs undertaken by WHO, UNICEF, and other international agencies. Di bidang nutrisi, disarankan WFC pelaksanaan pada dasar darurat program pemberian makanan tambahan bagi anak-anak; program perawatan kesehatan primer, termasuk program-program untuk memperbaiki sanitasi dan air minum; program keluarga berencana; program pendidikan gizi dan dukungan untuk pangan dan gizi program yang dilakukan oleh WHO, UNICEF, dan lembaga internasional lainnya.
      At its 16th session in 1990, held in Bangkok, Thailand, the council observed that most countries had not yet set specific goals and targets to implement its call to action. Pada 16 sesi pada tahun 1990, yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand, dewan mengamati bahwa sebagian besar negara belum menetapkan tujuan dan target spesifik untuk menerapkan ajakan untuk bertindak. However, by 1991 those goals had been adopted by all UN member states as part of the International Development Strategy for the Fourth United Nations Development Decade. Namun, sasaran-sasaran tahun 1991 telah diadopsi oleh semua negara anggota PBB sebagai bagian dari Strategi Pembangunan Internasional Keempat Dasawarsa Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
      The WFC also considered the coordination of the activities of some 35 international agencies that have programs significantly related to hunger problems. The WFC juga menganggap koordinasi kegiatan dari beberapa 35 lembaga internasional yang mempunyai program-program secara signifikan terkait dengan masalah kelaparan. The WFC observed that its own role was that of providing a central, undivided focus on hunger and recommended the creation of an inter-secretariat consultative mechanism among the four Rome-based food organizations (FAO, IFAD, WFC, and WFP). The WFC mengamati bahwa peran sendiri itu adalah menyediakan pusat, terbagi fokus pada kelaparan dan merekomendasikan pembentukan sekretariat antar-mekanisme konsultatif di antara keempat Roma makanan berbasis organisasi (FAO, IFAD, WFC, dan WFP). In 1991, meeting in Helsingor, Denmark, it reiterated this support. Pada tahun 1991, pertemuan di Helsingor, denmark, itu mengulangi dukungan ini. It noted with concern the great financial difficulties facing these international organizations. Itu diperhatikan dengan besar kesulitan keuangan yang dihadapi organisasi-organisasi internasional ini.
The 18th session of the WFC met in 1992 in Nairobi, Kenya. 18 sesi dari WFC bertemu tahun 1992 di Nairobi, Kenya. Its report to the General Assembly noted that although most developing regions made some headway during the 1980s in reducing hunger and malnutrition, this was not the case for the peoples of Africa where disastrous droughts and civil disturbances had caused widespread starvation in recent years. Laporannya kepada Majelis Umum mencatat bahwa meskipun sebagian besar negara-negara berkembang membuat beberapa kemajuan selama 1980-an dalam mengurangi kelaparan dan kekurangan gizi, ini bukanlah kasus orang-orang Afrika di mana bencana kekeringan dan gangguan sipil telah menyebabkan kelaparan luas dalam beberapa tahun terakhir. The council praised the IFAD Special Programme for Sub-Saharan African Countries Affected by Drought and Desertification. Dewan memuji IFAD Program Khusus untuk Sub-Sahara Afrika Negara Terkena Dampak Kekeringan dan Desertifikasi. In response to the disastrous problems of Africa, the WFC called for a "New Green Revolution," and the intensified transfer of technology to accomplish such a revolution. Sebagai respon terhadap masalah-masalah bencana Afrika, WFC meminta "Revolusi Hijau Baru," dan transfer teknologi ditingkatkan untuk mencapai seperti revolusi. It recommended that substantial increases in investments in research, extension, and training were needed, particularly in Africa. Ini direkomendasikan bahwa peningkatan yang cukup besar di investasi dalam penelitian, penyuluhan, dan pelatihan yang diperlukan, khususnya di Afrika.
In 1992 the WFC also noted the problems of millions of people in Eastern Europe and the Commonwealth of Independent States (formerly the USSR) in gaining access to adequate food as a result of the dislocation of their economies. Pada tahun 1992 WFC juga mencatat masalah-masalah jutaan orang di Eropa Timur dan Commonwealth of Independent States (sebelumnya Uni Soviet) dalam memperoleh akses ke makanan yang memadai sebagai akibat dari dislokasi ekonomi mereka.
      In the context of the efforts of the General Assembly to streamline the activities of the United Nations, the WFC considered its future role within the framework of the restructuring process. Dalam konteks upaya Majelis Umum untuk mempersingkat kegiatan Perserikatan Bangsa-Bangsa, dianggap WFC peran masa depan dalam rangka proses restrukturisasi. With disarming frankness, the council stated: "We agree that the council has fallen short of achieving the political leadership and coordination role expected from its founders at the 1974 World Food Conference." Dengan melucuti keterusterangan, dewan menyatakan: "Kami setuju bahwa dewan telah jatuh pendek untuk mencapai kepemimpinan politik dan koordinasi peran yang diharapkan dari para pendirinya pada Konferensi Pangan Dunia 1974." It concluded that, in a rapidly changing world, the continuation of the status quo for the World Food Council and the United Nations as a whole was not possible. Itu menyimpulkan bahwa, dalam dunia yang berubah dengan cepat, kelanjutan status quo untuk Dewan Pangan Dunia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa secara keseluruhan itu tidak mungkin. It established an ad hoc committee to review the mandate and future role of the WFC, which met in New York on 14–15 September 1992 and submitted its report to the 47th Session of the General Assembly (1992). Ini membentuk Panitia ad hoc untuk meninjau mandat dan peran masa depan WFC, yang bertemu di New York pada tanggal 14-15 September 1992 dan menyerahkan laporan ke 47 Sidang Majelis Umum (1992). However, the committee could not reach agreement on what the council's future role should be. Namun, panitia tidak bisa mencapai kesepakatan mengenai apa peran masa depan dewan seharusnya. Views ranged from abolishing it to strengthening it and integrating its mandate with another intergovernmental body. Tampilan berkisar dari penghapusan itu untuk memperkuat dan mengintegrasikan mandat badan antar pemerintah lain. With this the committee referred the matter to the General Assembly, which requested the council members to continue attempts to agree on appropriate measures to be taken. Dengan ini komite dimaksud hal tersebut kepada Majelis Umum, yang meminta anggota dewan untuk melanjutkan usaha-usaha untuk menyepakati langkah-langkah yang tepat harus diambil. After informal meetings from January to May 1993, the council reported to the General Assembly that "Council members are agreed on a set of principles to guide the United Nations response to global food and hunger problems, but disagreements continue to exist concerning the most effective institutional response to these principles." Setelah pertemuan informal dari Januari hingga Mei 1993, dewan melaporkan kepada Majelis Umum bahwa "anggota Dewan menyetujui serangkaian prinsip untuk memandu tanggapan PBB pangan global dan masalah-masalah kelaparan, tetapi tetap ada perbedaan pendapat mengenai kelembagaan yang paling efektif tanggapan terhadap prinsip-prinsip ini. "
      In 1993 no formal WFC session was held, nor were any substantive documents prepared by the WFC secretariat. Pada tahun 1993 tidak ada sesi WFC resmi diadakan, tidak pula dokumen substantif WFC disiapkan oleh sekretariat. In fact, in December 1993, the secretariat in Rome was abolished as a result of the restructuring of the United Nations. Bahkan, pada bulan Desember 1993, sekretariat di Roma dihapuskan sebagai akibat dari restrukturisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa. Responsibility for servicing any future meetings of the WFC was given to the newly formed Department for Policy Coordination and Sustainable Development (DPCSD) in New York. Tanggung jawab untuk melayani setiap pertemuan masa depan WFC diberikan kepada Departemen yang baru dibentuk untuk Koordinasi Kebijakan dan Pembangunan Berkelanjutan (DPCSD) di New York.
      In November 1993 the president of the World Food Council held informal consultations with other WFC ministers of agriculture during the biennial FAO Conference in Rome about the possibility of scheduling the next (19th) session of the council. Pada November 1993 Presiden Dewan Pangan Dunia diadakan konsultasi informal dengan WFC lain menteri pertanian selama dua tahunan Konferensi FAO di Roma tentang kemungkinan penjadwalan berikutnya (19) sidang dewan. The consultations were inconclusive and the future of the WFC was not taken up at the General Assembly's 48th regular session in light of these ongoing discussions. Konsultasi itu tidak meyakinkan dan masa depan WFC tidak diambil sampai di 48 Majelis Umum dalam sesi reguler cahaya sedang berlangsung diskusi ini.
At a General Assembly plenary meeting on 26 May 1996 it was recommended that the World Food Council be discontinued and its functions absorbed by the Food and Agriculture Organization (FAO) and World Food Program (WFP). Pada rapat pleno Majelis Umum pada tanggal 26 Mei 1996 direkomendasikan bahwa Dewan Pangan Dunia dihentikan dan fungsinya diserap oleh Food and Agriculture Organization (FAO) dan Program Pangan Dunia (WFP). To eliminate duplicative and overlapping efforts, this recommendation was heeded and the WFC was dissolved. Untuk menghilangkan duplikasi dan tumpang tindih upaya, rekomendasi ini adalah diperhatikan dan WFC dibubarkan. The move was generally hailed as a sign that the Assembly was rededicating itself to better use of its resources. Langkah ini umumnya dianggap sebagai tanda bahwa Majelis ini rededicating sendiri dengan lebih baik penggunaan sumber daya. As the FAO and WFP became heirs to the World Food Council's initiatives, the restructuring was also viewed as a reinforcement of ECOSOC's development-related activities. Sebagai FAO dan WFP menjadi ahli waris kepada Dewan Pangan Dunia inisiatif, restrukturisasi juga dipandang sebagai penguatan pembangunan ECOSOC-kegiatan terkait. (For more information on the UN's ongoing work to combat hunger around the globe, please see the chapter on the Food and Agriculture Organization.) (Untuk informasi lebih lanjut tentang pekerjaan yang sedang berlangsung PBB untuk memerangi kelaparan di seluruh dunia, silahkan lihat bab mengenai Organisasi Pangan dan Pertanian.)

9.   UNSF
UNSF merupakan singkatan dari (United Nations Special Funds). UNSF was established in October 1962 to maintain peace and security in the territory under the United Nations Temporary Executive Authority established by agreement between Indonesia and the Netherlands. UNSF didirikan di bulan Oktober 1962 untuk menjaga perdamaian dan keamanan di wilayah di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa Temporary Executive Authority didirikan oleh kesepakatan antara Indonesia dan Belanda. UNSF monitored the ceasefire and helped ensure law and order during the transition period, pending transfer to Indonesia UNSF memonitor gencatan senjata dan membantu menegakkan hukum dan ketertiban selama masa transisi, menunggu transfer ke Indonesia.

10. UNRWA
      United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA) adalah sebuah badan pembangunan bantuan dan manusia, memberikan pendidikan, kesehatan, layanan sosial dan bantuan darurat kepada empat ratus ribu pengungsi Palestina yang tinggal di Yordania, Lebanon dan Syria, juga di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Merupakan satu-satunya badan yang ditujukan untuk membantu pengungsi dari satu daerah atau konflik tertentu. Terpisah dari UNHCR, Badan Pengungsi PBB, yang merupakan satu-satunya badan PBB lain yang membantu pengungsi, ditujukan pada semua pengungsi di seluruh dunia.

11. UNITAR
      Perserikatan Bangsa-Bangsa Institut Pelatihan dan Riset (UNITAR) didirikan pada tahun 1965 menyusul Resolusi Majelis Umum PBB "untuk pelatihan personil, terutama dari negara-negara anggota berkembang, untuk administrasi dan operasional tugas dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan badan-badan khusus, baik di Kantor Pusat dan di operasional lapangan, dan untuk layanan nasional "serta untuk" riset dan seminar mengenai operasi Perserikatan Bangsa-Bangsa dan badan-badan khusus ". UNITAR became first known for its activities in support of diplomats accredited to the UN. UNITAR pertama menjadi terkenal karena aktivitasnya dalam mendukung diplomat terakreditasi ke PBB. An autonomous body within the UN system, UNITAR is governed by a Board of Trustees whose members are appointed by the UN Secretary-General , and led by the Executive Director, also appointed by the Secretary-General. Sebuah badan otonom di dalam sistem PBB, UNITAR diatur oleh Dewan Pengawas yang anggotanya ditunjuk oleh Sekretaris Jenderal PBB, dan dipimpin oleh Direktur Eksekutif, juga ditunjuk oleh Sekretaris-Jenderal. The Institute is supported by voluntary contributions from governments , intergovernmental organizations , foundations and the private sector . Lembaga ini didukung oleh sumbangan sukarela dari pemerintah, organisasi antar pemerintah, yayasan-yayasan dan sektor swasta.

Fakta-fakta kunci

·         Over 40 years at the service of UNN Member States Lebih dari 40 tahun di pelayanan Unn Negara-negara Anggota
·         80,000 beneficiaries in 2008–2009 80.000 penerima manfaat tahun 2008-2009
·         250 training activities a year Kegiatan pelatihan 250 setahun
·         Headquarters in Geneva Kantor pusat di Jenewa
·         Offices in New York and Hiroshima Kantor di New York dan Hiroshima
·         11 associated training centres (CIFAL) 11 pusat pelatihan terkait (CIFAL)
·         100 staff & collaborators 100 staf & kolaborator
·         Total budget: US$36m in 2008-2009 Total anggaran: US $ 36M tahun 2008-2009

UNITAR hari ini

      The Institute provides short-term executive training to national and local government officials of UN Member States and civil society representatives from around the world. Institut jangka pendek memberikan pelatihan eksekutif nasional dan pejabat pemerintah daerah negara-negara anggota PBB dan masyarakat sipil perwakilan dari seluruh dunia. UNITAR strives to respond to the growing demand from UN Member States, especially the least developed countries, for capacity development in the fields of Environment ; Peace, Security and Diplomacy ; and Governance . UNITAR berusaha untuk merespon meningkatnya permintaan dari negara-negara anggota PBB, terutama negara berkembang, untuk pengembangan kapasitas di bidang Lingkungan Hidup; Perdamaian, Keamanan dan Diplomasi, dan Pemerintahan.
      Through The Hague Fellowship, held annually at International Court of Justice , UNITAR provides government officials with training courses on international law and through its programme on operational satellite applications ( UNOSAT ) the institute provides satellite imagery and analysis. Melalui The Hague Fellowship, diadakan setiap tahun di International Court of Justice, UNITAR pejabat pemerintah dengan menyediakan kursus training pada hukum internasional dan melalui satelit operasional program aplikasi (UNOSAT) institut menyediakan citra satelit dan analisis. UNITAR contributes in helping governments to strengthen their national and local-level implementation capacity on climate change , chemicals and waste management , and biodiversity . UNITAR berkontribusi dalam membantu pemerintah untuk memperkuat nasional dan tingkat lokal kapasitas pelaksanaan pada perubahan iklim, bahan kimia dan pengelolaan limbah, dan keanekaragaman hayati. The Institute also assists ministries of finance struggling to make sense of the global recession through its courses on public debt management, finance and trade. Institut juga membantu departemen keuangan berjuang untuk memahami resesi global melalui kursus-kursus tentang pengelolaan hutang publik, keuangan dan perdagangan. Since 2003 UNITAR provides courses to support municipal and regional leaders dealing with complex public policies. Sejak 2003 UNITAR menyediakan kursus untuk mendukung pemimpin kota dan regional berhubungan dengan kebijakan publik yang kompleks. Another task of the Institute consists in organizing meetings for the UN Secretary-General, including the annual retreat of the Secretary-General and UN top officials, the annual retreat of Special Representatives of the Secretary-General as well as strategic meetings for UN Departments. Tugas lain dari Institut terdiri dalam mengorganisir pertemuan untuk Sekretaris Jenderal PBB, termasuk retret tahunan Sekretaris Jenderal dan pejabat PBB, retret tahunan Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal serta pertemuan strategis untuk Departemen PBB. UNITAR also spearheads UN inter-agency initiatives such as the one UN Learning platform on Climate Change or the Global Migration Group . UNITAR juga ujung tombak antar-lembaga PBB inisiatif seperti satu platform Belajar PBB tentang Perubahan Iklim atau Migrasi Global Group. UNITAR is augmenting its technology-enhanced learning services to complement traditional methods of training. UNITAR adalah teknologi peningkatan-peningkatan layanan pembelajaran untuk melengkapi metode pelatihan tradisional. The Institute is striving to foster train-the-trainer approaches that empower regional, national, and local training institutions. Institut ini berjuang untuk mendorong kereta-the-pelatih pendekatan yang memberdayakan regional, nasional, dan lembaga-lembaga pelatihan lokal.

UNITAR's core business

      UNITAR endeavours to provide creative opportunities for professional training and learning in keeping with the world's rapidly evolving circumstances. UNITAR berusaha keras untuk memberikan kesempatan kreatif untuk pelatihan profesional dan pembelajaran sesuai dengan dunia yang terus berkembang keadaan. UNITAR staff is specialized in assessing the training needs of Member States, evaluating and improving existing programmes, and identifying innovative methodologies and learning toolkits, with the aim of enhancing human capacity in the public sector . UNITAR staf khusus dalam menilai kebutuhan pelatihan Negara Anggota, mengevaluasi dan meningkatkan program-program yang ada, dan mengidentifikasi pembelajaran inovatif metodologi dan toolkit, dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas manusia di sektor publik. UNITAR works in partnership with academic institutions , civil society, and other international organizations. UNITAR bekerja dalam kemitraan dengan lembaga-lembaga akademis, masyarakat sipil, dan organisasi internasional lainnya.


UNITAR's thematic

      UNITAR has established pools of training and train-the-trainer expertise in selected areas including multilateral diplomacy, international law and human rights , conflict prevention and peacemaking , peacekeeping , adaptation to climate change, environmental governance, chemicals and waste management, local governance, international migration, as well as public finance and trade. UNITAR telah membentuk kolam pelatihan dan melatih pelatih-yang-keahlian di beberapa daerah termasuk multilateral diplomasi, hukum internasional dan hak asasi manusia, pencegahan konflik dan perdamaian, perdamaian, adaptasi terhadap perubahan iklim, lingkungan pemerintahan, dan pengelolaan limbah bahan kimia, tata pemerintahan lokal, internasional migrasi, serta keuangan publik dan perdagangan. UNITAR also serves as a research centre for knowledge systems innovation ( KSI ) and application of satellite imagery to humanitarian, conflict or disaster situations, through UNOSAT , the Operational Satellite Applications Programme. UNITAR juga berfungsi sebagai pusat penelitian untuk inovasi sistem pengetahuan (KSI) dan penerapan citra satelit untuk kemanusiaan, konflik atau situasi bencana, melalui UNOSAT, Operasional Program Aplikasi satelit.

Lingkungan

      The imperative of protecting nature for present and future generations creates unprecedented learning and skills development needs for decision-makers, managers, and citizens around the world. Imperatif melindungi alam untuk generasi sekarang dan mendatang pernah terjadi sebelumnya menciptakan pembelajaran dan pengembangan keterampilan kebutuhan untuk para pengambil keputusan, manajer, dan warga negara di seluruh dunia. UNITAR's environmental training activities and services seek to make a constructive and cost-effective contribution to this global challenge, by fostering environmentally sustainable development . Lingkungan UNITAR kegiatan pelatihan dan jasa berusaha untuk membuat yang konstruktif dan efektif biaya kontribusi tantangan global ini, dengan meningkatkan lingkungan pembangunan berkelanjutan. Training and capacity development related to the implementation of global and regional multilateral environmental agreements has become a priority for the Institute. Pelatihan dan pengembangan kapasitas terkait dengan pelaksanaan global dan regional kesepakatan lingkungan multilateral telah menjadi prioritas untuk Institut. UNITAR's environmental training activities currently focus around the following four thematic focal areas: Chemicals and Waste Management; Climate Change; Environmental Governance; Biodiversity . UNITAR kegiatan pelatihan lingkungan saat ini fokus di empat bidang fokus tematik: Kimia dan Pengelolaan Limbah; Perubahan Iklim; Lingkungan Pemerintahan; Keanekaragaman Hayati.

Perdamaian, Keamanan dan Diplomasi

      Peace, Security and Diplomacy programmes aim to enhance the capacity of Member States to support the United Nations in meeting its goals and objectives in these areas and include: International Law (with a specific focus on international environmental law); Multilateral Diplomacy; Peacekeeping; Peacemaking and Conflict Prevention. Perdamaian, Keamanan dan program-program Diplomasi bertujuan untuk meningkatkan kapasitas untuk mendukung negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam memenuhi tujuan-tujuan dan sasaran di daerah-daerah tersebut dan mencakup: Hukum Internasional (dengan fokus spesifik pada hukum lingkungan hidup internasional); Multilateral Diplomasi; Peacekeeping; Peacemaking dan Conflict Prevention.

Pemerintahan

      Governance programmes contribute to achieving the UN Millennium Development Goals (MDGs) poverty reduction and governance agenda through developing the capacities of public and private sector officials to appropriately address a wide range of governance issues. Kontribusi program-program pemerintahan PBB untuk mencapai Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) pengentasan kemiskinan dan agenda pemerintahan melalui pengembangan kapasitas sektor publik dan swasta pejabat ke alamat tepat berbagai masalah pemerintahan. Thematic focal areas are: e-Governance, Local Development, and Public Finance and Trade. Fokus tematik wilayah adalah: e-Governance, Pembangunan Daerah, dan Keuangan Publik dan Perdagangan.

Knowledge Systems Innovation (KSI)

      KSI works to capture, organize and integrate content from multiple sources, transforming and customizing content into learning products, facilitating its delivery and tailoring instructional methods according to adult learning principles. KSI bekerja untuk menangkap, mengatur dan mengintegrasikan konten dari banyak sumber, mengubah dan menyesuaikan konten ke produk belajar, memfasilitasi pengirimannya dan menyesuaikan metode-metode pengajaran sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran orang dewasa. Its thematic focal areas include: knowledge systems and their practical application (focusing on methodologies particularly relevant for lifelong learning); new technologies (focusing on their use in training and learning); and technology enhanced learning. Its area fokus tematik meliputi: sistem pengetahuan dan aplikasi praktis (berfokus pada khususnya metodologi yang relevan untuk belajar sepanjang hayat); teknologi baru (berfokus pada penggunaannya dalam pelatihan dan pembelajaran); dan teknologi ditingkatkan belajar.

Operational Satellite Applications Programme (UNOSAT)

      UNOSAT is a people-centered programme developed in co-operation with the European Organization for Nuclear Research ( CERN ) [ 1 ] delivering satellite solutions to relief and development organizations within and outside the UN system to help make a difference in the life of communities exposed to poverty, hazards and risk, or affected by humanitarian and other crises. UNOSAT adalah sebuah program yang berpusat pada orang-orang yang dikembangkan dalam kerjasama dengan Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir (CERN) [1] memberikan solusi satelit untuk organisasi-organisasi bantuan dan pembangunan di dalam dan di luar sistem PBB untuk membantu membuat perbedaan dalam kehidupan masyarakat terkena kemiskinan, bahaya dan risiko, atau terpengaruh oleh krisis kemanusiaan dan lainnya. People-centered means that it operates keeping in sight the beneficiary needs at the end of the process. Orang-berpusat berarti bahwa itu beroperasi terlihat menjaga kebutuhan penerima pada akhir proses. Its Thematic Focal Areas include: satellite imagery search and procurement assistance, image processing; map production including information extraction & analysis; research and methodology (design and guidance); field and remote technical assistance, including strategic consulting. Focal Area tematik yang meliputi: citra satelit pencarian dan bantuan pengadaan, pengolahan gambar; produksi termasuk informasi peta ekstraksi & analisis penelitian dan metodologi (disain dan bimbingan); bidang bantuan teknis dan terpencil, termasuk konsultasi strategis.

12. UNU
      UNU merupakan singkatan dari (United Nations University). The UN University is dedicated to the generation and transfer of knowledge, and the strengthening of individual and institutional capacities in furtherance of the purposes and principles of the Charter of the United Nations. Universitas PBB didedikasikan untuk generasi dan transfer pengetahuan, dan penguatan individu dan kelembagaan di dalam pemajuan dari tujuan dan prinsip-prinsip dari Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.
      The mission of UN University is to contribute, through collaborative research, capacity development, and advisory services to efforts to resolve the pressing global problems of human survival, development and welfare that are the concern of the United Nations, its Peoples and Member States. Misi dari Universitas PBB adalah untuk memberikan kontribusi, melalui kerjasama penelitian, pengembangan kapasitas, dan jasa konsultasi untuk upaya-upaya untuk menyelesaikan masalah-masalah global yang mendesak kelangsungan hidup manusia, pembangunan dan kesejahteraan yang merupakan keprihatinan Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang Peoples dan Anggota Serikat.
In doing so, it pays due attention to the social sciences and humanities as well as natural sciences. Dalam melakukannya, itu membayar perhatian terhadap ilmu-ilmu sosial dan humaniora serta ilmu-ilmu alam. The UN University fosters intellectual cooperation among scholars, scientists, and practitioners worldwide — especially those in the developing world — and functions as: Universitas PBB intelektual memupuk kerjasama di antara para cendekiawan, ilmuwan, dan praktisi di seluruh dunia - khususnya mereka yang berada di negara berkembang - dan fungsi sebagai:
·         International community of scholars komunitas internasional sarjana
·         a bridge between the United Nations and the international academic community jembatan antara Perserikatan Bangsa-Bangsa dan masyarakat akademik internasional
·         a think-tank for the United Nations system sebuah think-tank untuk sistem PBB
·         a builder of capacity, particularly in developing countries pembangun kapasitas, terutama di negara-negara berkembang
·         a platform for dialogue and new and creative ideas. platform untuk dialog dan ide-ide baru dan kreatif.
      Since the beginning of its academic activities in September 1975, the UN University has grown and matured into a decentralized, global network comprising UNU Centre in Tokyo, a worldwide network of institutes located in 13 UN Member Nation host countries (as of 2008), and liaison offices at United Nations Headquarters (New York) and UNESCO Headquarters (Paris). Sejak awal dari kegiatan akademik pada bulan September 1975, Universitas PBB telah tumbuh dan berkembang menjadi yang terdesentralisasi, jaringan global yang terdiri dari UNU Centre di Tokyo, sebuah jaringan di seluruh dunia yang terletak di 13 lembaga PBB Nation Anggota negara-negara tuan rumah (seperti tahun 2008), dan kantor penghubung di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (New York) dan UNESCO Markas (Paris).
UNU is one of the smaller United Nations organizations, and as a voluntarily funded organization depends heavily on support from governments, bilateral and multilateral development assistance agencies, foundations and other public and private sector sources. UNU adalah salah satu organisasi PBB yang lebih kecil, dan sebagai organisasi yang didanai secara sukarela sangat bergantung pada dukungan dari pemerintah, bilateral dan badan-badan bantuan pembangunan multilateral, yayasan dan publik dan sumber-sumber sektor swasta. Over the past decades, the University has increasingly enhanced the nature and impact of its contributions to the UN system and to the international academic community. Selama beberapa dekade belakangan, University telah semakin meningkatkan sifat dan dampak dari kontribusinya dalam sistem PBB dan masyarakat akademik internasional.
      One of the major comparative advantages of the UN University is that in conducting its research it adopts a holistic approach to the complex problems that affect human security and development. Salah satu keunggulan komparatif utama dari Universitas PBB adalah bahwa dalam melaksanakan penelitian ini mengadopsi sebuah pendekatan holistik terhadap masalah-masalah kompleks yang mempengaruhi keamanan manusia dan pembangunan.
The UN University undertakes cross-cultural and problem-oriented research. Universitas PBB melakukan lintas-budaya dan masalah-berorientasi penelitian.
      UN University academic researchers develop targeted foresight and policy studies which feed into decision-making processes (from global to local levels). Universitas PBB peneliti akademis mengembangkan pandangan ke depan dan kebijakan yang ditargetkan studi yang disisipkan kedalam proses pengambilan keputusan (dari global tingkat lokal). Through its worldwide knowledge networks of academics from the five continents (with backgrounds both in social and natural sciences) the University imbues its work with a truly global perspective. Melalui jaringan pengetahuan seluruh dunia akademisi dari lima benua (dengan latar belakang baik dalam sosial dan ilmu alam) Universitas imbues dalam bekerja sama dengan perspektif yang benar-benar global.

Organization Organisasi

      The University takes a truly multidisciplinary and global perspective and comprises the UNU Centre in Tokyo and a worldwide network of institutes assisted by numerous associated and cooperating institutions. Universitas yang benar-benar mengambil multidisiplin dan perspektif global dan terdiri dari UNU Centre di Tokyo dan jaringan di seluruh dunia lembaga dibantu oleh berbagai institusi terkait dan bekerja sama. As highlighted in the UNU Strategic Plan 2009–2012 , most of the UN University institutional representations are located in the developing countries while UNU's focus of attention lies — as it does for the UN system as a whole — on the developing world where the development needs are largest. Seperti disorot di UNU Rencana Strategis 2009-2012, sebagian besar representasi kelembagaan Universitas PBB berada di negara-negara berkembang, sementara UNU fokus perhatian terletak - seperti halnya untuk sistem PBB secara keseluruhan - di negara berkembang di mana kebutuhan pembangunan yang terbesar.
To address this dichotomy, the University introduces the concept of Twin Institutes which are institutes comprising two (or in exceptional cases three or four) different components, with one located in a developed country and the other one located in a developing country. Untuk mengatasi dikotomi ini, Universitas memperkenalkan konsep Twin Lembaga lembaga yang terdiri dari dua (atau dalam kasus luar biasa tiga atau empat) komponen yang berbeda, dengan satu yang terletak di negara maju dan satunya terletak di negara berkembang. Both components contain a group of researchers, teachers, and students and develop a joint research and teaching agenda while spending more than half their time on joint projects. Kedua komponen berisi sekelompok peneliti, guru, dan siswa dan mengembangkan penelitian bersama dan mengajar agenda sementara menghabiskan lebih dari separuh waktu mereka untuk proyek-proyek bersama.
      The principles and policies of UNU are set by the University Council , whose 24 appointed members serve six-year terms in their individual capacities (rather than as representatives of their countries). Prinsip-prinsip dan kebijakan UNU ditetapkan oleh Dewan Universitas, yang 24 anggota yang ditunjuk melayani selama enam tahun dalam kapasitas individual mereka (bukan sebagai wakil negara mereka). The secretary-general of the United Nations, director-general of UNESCO and executive director of the United Nations Institute for Training and Research (UNITAR) serve as ex officio members of the council. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Direktur Jenderal UNESCO dan direktur eksekutif dari Perserikatan Bangsa-Bangsa Institut Pelatihan dan Riset (UNITAR) berfungsi sebagai ex officio anggota dewan.
      The UNU rector also serves as a Council member, and acts as the University's chief academic and administrative officer, with responsibility for the direction, organization and administration of its overall programme. UNU Rektor yang juga berfungsi sebagai anggota Dewan, dan bertindak sebagai kepala Universitas akademis dan petugas administrasi, yang bertanggung jawab atas arah, organisasi dan administrasi dari keseluruhan program.
      The UN University research and teaching activities focus on the overarching theme of sustainability without which none of the pressing global problems of human survival, development and welfare can be addressed in a manner that enables present and future generations to live a life in decency, in safety, in good health and in freedom. Universitas PBB penelitian dan kegiatan mengajar fokus pada tema menyeluruh keberlanjutan tanpa yang tidak ada masalah-masalah global yang mendesak kelangsungan hidup manusia, pembangunan dan kesejahteraan dapat diatasi dengan cara yang memungkinkan generasi sekarang dan mendatang untuk menjalani kehidupan di kesusilaan, dengan aman , dalam kesehatan yang baik dan dalam kebebasan.

Berfokus Pengetahuan Produksi, Memperluas Pengetahuan Akumulasi, Meningkatkan penyebaran dan Berbagi Pengetahuan

New and constructive thinking that pays due attention to the social sciences and the humanities as well as the natural sciences is a hallmark of the University's research and teaching, which are clustered within five thematic areas: Baru dan konstruktif berpikir bahwa membayar perhatian terhadap ilmu-ilmu sosial dan humaniora serta ilmu-ilmu alam adalah sebuah ciri universitas penelitian dan pengajaran, yang terkelompok dalam lima wilayah tematik:
·         Peace, Security and Human Rights Perdamaian, Keamanan dan Hak Asasi Manusia
·         Human and Socio-economic Development and Good Governance Manusia dan Pembangunan Sosial-ekonomi dan Good Governance
·         Global Health, Population and Sustainable Livelihoods Global Kesehatan, Populasi dan Mata Pencaharian Berkelanjutan
·         Global Change and Sustainable Development Perubahan global dan Pembangunan Berkelanjutan
·         Science, Technology, Innovation and Society Sains, Teknologi, Inovasi dan Masyarakat
      Of crucial importance to the success of UNU is its capacity to get the right knowledge to the people who need it the most, in a timely manner and in a useful form. Yang sangat penting bagi keberhasilan UNU adalah kemampuan untuk mendapatkan pengetahuan yang benar kepada orang-orang yang membutuhkannya, pada waktu yang tepat dan dalam bentuk yang bermanfaat. The main modes of knowledge transfer are through the University's teaching activities, as well as through electronic media, books, working papers, articles, newsletters, as well as conferences, workshops, panels, presentations, guest lectures. Modus utama transfer pengetahuan adalah melalui kegiatan pengajaran University, dan juga melalui media elektronik, buku, makalah, artikel, buletin, serta konferensi, lokakarya, panel, presentasi, kuliah tamu.
UNU Press publishes numerous books each year (14 new titles in 2008), and produces UNU Policy Briefs and UNU Research Briefs. UNU Press menerbitkan banyak buku setiap tahun (14 judul baru pada tahun 2008), dan menghasilkan UNU Policy Briefs dan UNU Research Briefs. The UNU Press is the focal point for the University's publication programme, with a core mission to disseminate knowledge of high academic quality, reflecting pluralistic approaches to the understanding and solution of the pressing global problems of human survival, development and welfare. The UNU Press adalah titik pusat Universitas publikasi program, dengan misi utama untuk menyebarkan pengetahuan tentang kualitas akademik yang tinggi, yang mencerminkan pendekatan pluralistik pemahaman dan pemecahan masalah-masalah global yang menekan kelangsungan hidup manusia, pembangunan dan kesejahteraan.
      The UNU Office of Communications promotes and supports the activities and missions of the UN University by providing a variety of creative and strategic services relating to (a) media and public relations; (b) design and production support; (c) website development and content management; and (d) editorial support. The UNU Office of Communications mempromosikan dan mendukung kegiatan dan misi dari Universitas PBB dengan menyediakan berbagai layanan yang kreatif dan strategis yang berkaitan dengan (a) media dan public relations (b) desain dan pendukung produksi (c) pengembangan situs web dan konten manajemen; dan (d) dukungan editorial. The Office of Communications oversees production of UNU Update , and the UNU Annual Report , among others. Office of Communications mengawasi produksi UNU Update, dan UNU Laporan Tahunan, antara lain.
The UNU Media Studio collaborates with networks of university partners and UN bodies to develop open education resources (e-case studies, course modules, wiki, blogs etc.) web applications and video documentaries/digital stories. UNU Media Studio yang bekerjasama dengan jaringan mitra universitas dan badan-badan PBB untuk mengembangkan sumber daya pendidikan terbuka (e-studi kasus, tentu saja modul, wiki, blog dll) aplikasi web dan video dokumenter / cerita digital. The UNU Campus Computing Centre supports the widespread development and use of ICT by the University community while ensuring the performance, reliability and security of the computing infrastructure. The UNU Kampus Pusat Komputasi luas mendukung pengembangan dan penggunaan ICT oleh masyarakat Universitas sambil menjamin kinerja, kehandalan dan keamanan infrastruktur komputasi.

Postgraduate Programmes Program Pascasarjana

      The UN University teaching activities offer programmes of shorter or longer duration which entail the development of capacities while keeping in mind the imperative of putting knowledge and information at the service of a fairer and more ethical world. Universitas PBB menawarkan kegiatan mengajar program jangka pendek atau panjang yang memerlukan pengembangan kapasitas sementara mengingat imperatif menempatkan pengetahuan dan informasi di layanan yang adil dan dunia yang lebih etis. Beginning in autumn 2010, the University will offer its own Master's and Doctoral Degree Programmes focusing on such issues as peace, security, environment, development and sustainability. Dimulai pada musim gugur 2010, University sendiri akan menawarkan Master dan Program Doktor berfokus pada isu-isu seperti perdamaian, keamanan, lingkungan, pengembangan dan keberlanjutan.
These programmes will be organized in collaboration with universities located in close proximity to UNU institutes around the world, and will build on the UN University's existing networks of collaborating scholars and academic institutions. Program-program ini akan diatur dalam kerja sama dengan perguruan tinggi yang terletak di dekat UNU lembaga di seluruh dunia, dan akan membangun Universitas PBB jaringan yang ada bekerjasama sarjana dan lembaga-lembaga akademis. The UN University postgraduate degree programmes will be practically oriented, user-focused and of the highest quality. Universitas PBB program pasca sarjana akan berorientasi praktis, user-terfokus dan kualitas tertinggi.
      The UN University will capitalize on its comparative advantages — including its commitment to multidisciplinary research, its locations around the world, its links to the UN system organization and its academic freedom — to train in the most effective and thorough fashion the next generation of decision makers and scholars. Universitas PBB akan memanfaatkan pada keunggulan komparatif - termasuk komitmennya untuk penelitian multidisipliner, dengan lokasi di seluruh dunia, dengan link ke organisasi sistem PBB dan kebebasan akademik - untuk melatih dengan cara yang paling efektif dan menyeluruh mode generasi berikutnya pengambil keputusan dan sarjana.
      The University's Financial Assistance Programme provides reimbursable financial assistance to self-financed students from developing countries who wish to pursue higher education in Japan. Universitas Program Bantuan Keuangan dapat diganti dengan memberikan bantuan keuangan kepada siswa dibiayai diri dari negara-negara berkembang yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di Jepang.

Financing Pembiayaan

      The UN University receives no funds from the regular UN budget; it is financed entirely by investment income derived from its endowment fund and voluntary contributions from governments, bilateral and multilateral development assistance agencies, foundations and other public and private sector sources. Universitas PBB tidak menerima dana dari anggaran PBB reguler, melainkan sepenuhnya dibiayai oleh pendapatan investasi yang berasal dari dana abadi dan sumbangan sukarela dari pemerintah, bilateral dan badan-badan bantuan pembangunan multilateral, yayasan dan publik dan sumber-sumber sektor swasta.

13. UNCHS
United Nations Human Settlements Programme (UN–HABITAT) adalah badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk tempat tinggal manusia. Didirikan tahun 1978 dan berkantor pusat di markas PBB di Nairobi, Kenya. Diberi tugas oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mempromosikan secara sosial dan lingkungan kota yang stabil dengan tujuan memberikan perlindungan sama bagi semua orang. Pusat regionalnya disebut 'United Nations Centre for Human Settlements' (Habitat)/(UNCHS), dan berkantor di Nairobi, Rio de Janeiro, dan Fukuoka.

b.   Badan Internasional di bawah naungan Dewan Ekonomi dan Sosial
1.   GATT
GATT (General Agreement on Tariffs and Trade) atau perjanjian umum tentang tarif-tarif dan perdagangan didirikan pada tahun 1948 di Genewa, Swiss. Pada waktu didirikan, GATT beranggotakan 23 negara, tetapi pada saat sidang terakhir di Marakesh pada 5 April 1994 jumlah negara penandatangan sebanyak 115 negara. Kesepakatan dalam GATT yang mulai berlaku sejak 1 Januari 1948 tertuang dalam tiga prinsip, yaitu:
·         Prinsip resiprositas, yaitu perlakuan yang diberikan suatu negara kepada negara lain sebagai mitra dagangnya harus juga diberikan juga oleh mitra dagang negara tersebut.
·         Prinsip most favored nation, yaitu negara anggota GATT tidak boleh memberikan keistimewaan yang menguntungkan hanya pada satu atau sekelompok negara tertentu.
·         Prinsip transparansi, yaitu perlakuan dan kebijakan yang dilakukan suatu negara harus transparan agar diketahui oleh negara lain.
Sesuai dengan perkembangannya, masing-masing negara anggota GATT menghendaki adanya perdagangan bebas. Pada pertemuan di Marakesh, Maroko 5 April 1994 GATT diubah menjadi World Trade Organization (WTO) mulai tanggal 1 Januari 1995.

2.   IAEA
Lambang IAEA

      Badan Tenaga Atom Internasional (bahasa Inggris: International Atomic Energy Agency/IAEA) adalah sebuah organisasi independen yang didirikan pada 29 Juli 1957 dengan tujuan mempromosikan penggunaan energi nuklir secara damai serta menangkal penggunaannya untuk keperluan militer.
      Markas IAEA terletak di Wina, Austria. IAEA beranggotakan 137 negara.
Pada 19811997, IAEA dipimpin oleh Hans Blix. Ketua IAEA sejak tahun 1997 hingga kini ialah Mohamed ElBaradei. Yukiya Amano dari Jepang terpilih sebagai Ketua IAEA pada 2 Juli 2009 dan akan mulai menjabat pada Desember 2009.
      Tanggal 7 Oktober 2005, IAEA dan Direktur Jendralnya Mohamed ElBaradei mendapatkan penghargaan Nobel perdamaian untuk tahun 2005 atas usaha mereka membatasi penyebaran senjata nuklir.

Direktur Jenderal

Pejabat Direktur Jenderal IAEA:

Nama
Asal
Periode
Jumlah Periode
19571961
1 periode
1961 — 1981
5 periode
1981 — 1997
4 periode
1997 — 2009
2 periode
(2009 —)
(ketua terpilih)


3.   ILO
      Organisasi Buruh Internasional (International Labour Organisation, disingkat ILO) adalah sebuah wadah yang menampung isu buruh internasional di bawah PBB. ILO didirikan pada 1919 sebagai bagian Persetujuan Versailles setelah Perang Dunia I. Organisasi ini menjadi bagian PBB setelah pembubaran LBB dan pembentukan PBB pada akhir Perang Dunia II. Dengan Deklarasi Philadelphia 1944 organisasi ini menetapkan tujuannya. Sekretariat organisasi ini dikenal sebagai Kantor Buruh Internasional dan ketuanya sekarang adalah Juan Somavia. ILO menerima Penghargaan Perdamaian Nobel pada 1969.

4.   FAO
      Organisasi Pangan dan Pertanian (Food and Agriculture Organisation or FAO) berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Bermarkas di Roma, Italia, FAO bertujuan untuk menaikkan tingkat nutrisi dan taraf hidup; meningkatkan produksi, proses, pemasaran dan penyaluran produk pangan dan pertanian; mempromosikan pembangunan di pedesaan; dan melenyapkan kelaparan. Misalnya, langkah FAO untuk membasmi lalat buah Mediterania dari Lembah Sungai Karibia menguntungkan industri jeruk Amerika Serikat. FAO dibentuk tahun 1945 di Quebec City, Quebec, Kanada. Pada 1951, markasnya dipindahkan dari Washington, D.C., AS ke Roma, Italia. Terhitung 26 November 2005, FAO mempunyai 189 anggota (188 negara dan Komunitas Eropa).
Aktivitas utama FAO terkonsentrasi pada 4 bagian:
- Bantuan Pembangunan untuk negara-negara berkembang.
- Informasi mengenai nutrisi, pangan, pertanian, perhutanan dan perikanan.
- Nasehat untuk pemerintah.
- Forum netral untuk membicarakan dan menyusun kebijakan mengenai isu utama pangan dan pertanian.

5.   UNESCO

Lambang UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization)
      UNESCO (merupakan singkatan dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) atau Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB merupakan badan khusus PBB yang didirikan pada 1945. Tujuan organisasi adalah mendukung perdamaian dan keamanan dengan mempromosikan kerja sama antar negara melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya dalam rangka meningkatkan rasa saling menghormati yang berlandaskan kepada keadilan, peraturan hukum, HAM, dan kebebasan hakiki.
      UNESCO memiliki anggota 191 negara. Organisasi ini bermarkas di Paris, Prancis, dengan 50 kantor wilayah serta beberapa institut dan pusat di seluruh dunia. UNESCO memiliki lima program utama yang disebarluaskan melalui: pendidikan, ilmu alam, ilmu sosial & manusia, budaya, serta komunikasi & informasi. Proyek yang disponsori oleh UNESCO termasuk program baca-tulis, teknis, dan pelatihan-guru; program ilmu internasional; proyek sejarah regional dan budaya, promosi keragaman budaya; kerja sama persetujuan internasional untuk mengamankan warisan budaya dan alam serta memelihara HAM dan mencoba untuk memperbaiki perbedaan dijital dunia.
DIRJEN UNESCO
1. Julian Huxley, Britania Raya (1946–1948)
2. Jaime Torres Bodet, Meksiko (1948–1952)
3. John Wilkinson Taylor, Amerika Serikat (sementara 1952–1953)
4. Luther Evans, Amerika Serikat 1953–1958
5. Vittotino Veronese, Italia (1958–1961)
6. René Maheu, Perancis (1961–1974; sementara 1962)
7. Amadou-Mahtar M'Bow, Senegal (1974–1987)
8. Federico Mayor, Spanyol (1987–1999)
9. Koïchiro Matsuura, Jepang (1999–saat ini)

6.      WHO
Lambang WHO (World Health Organization)

      Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization or WHO) adalah salah satu badan PBB yang bertindak sebagai sebagai koordinator kesehatan umum internasional dan bermarkas di Jenewa, Swiss. WHO didirikan oleh PBB pada 7 April 1948. Direktur Jendral sekarang adalah Margaret Chan (menjabat mulai 8 November 2006). WHO mewarisi banyak mandat dan persediaan dari organisasi sebelumnya, Organisasi Kesehatan, yang merupakan agensi dari LBB.

7.      IMF
      Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) adalah organisasi internasional yang bertanggungjawab dalam mengatur sistem finansial global dan menyediakan pinjaman kepada negara anggotanya untuk membantu masalah-masalah keseimbangan neraca keuangan masing-masing negara. Salah satu misinya adalah membantu negara-negara yang mengalami kesulitan ekonomi yang serius, dan sebagai imbalannya, negara tersebut diwajibkan melakukan kebijakan-kebijakan tertentu, misalnya privatisasi badan usaha milik negara. Dari negara-negara anggota PBB, yang tidak menjadi anggota IMF adalah Korea Utara, Kuba, Liechtenstein, Andorra, Monako, Tuvalu dan Nauru.
      Lembaga ini berawal ketika PBB mensponsori Konferensi Keuangan dan Moneter di Bretton Woods, New Hampshire, Amerika Serikat pada tanggal 22 Juli, 1944. Artikel tentang Perjanjian IMF berlaku mulai 27 Desember 1945, dan organisasi IMF terbentuk pada tanggal 27 September 1945, sebagai bagian dari rencana rekonstruksi pasca Perang Dunia II dan memulai operasi finansial pada 1 Maret 1947.
      Lembaga ini, bersama Bank untuk Penyelesaian Internasional dan Bank Dunia, sering pula disebut sebagai institusi Bretton Woods. Ketiga institusi ini menentukan kebijakan moneter yang diikuti oleh hampir semua negara-negara yang memiliki ekonomi pasar. Sebuah negara yang menginginkan pinjaman dari IMF, keistimewaan BIS serta pinjaman pembangunan Bank Dunia, harus menyetujui syarat-syarat yang ditentukan oleh ketiga institusi ini.

Pimpinan IMF

Daftar managing director IMF:

Amerika Serikat -sementara-
4 Mei 2004-saat ini


8.   IDA
      IDA (International Development Association) adalah organisasi pembangunan internasional yang memberikan kredit kepada negara-negara berkembang dengan syarat ringan. IDA atau Asosiasi Pembangunan Internasional juga adalah badan Bank Dunia yang memberikan kredit tanpa bunga kepada negara-negara miskin.

9.   IBRD
      International Bank for Reconstruction and Development (IBRD, dalam bahasa-bahasa Roman: BIRD) atau Bank Internasional untuk Pembangunan Kembali dan Perkembangan, lebih dikenal sebagai Bank Dunia, adalah sebuah organisasi internasional yang didirikan untuk melawan kemiskinan dengan cara membantu membiayai negara-negara. Pengoperasian Bank Dunia dijaga melalui pembayaran sebagaima diatur oleh negara-negara anggota.
      Aktivitas Bank Dunia saat ini difokuskan pada negara-negara berkembang, dalam bidang seperti pendidikan, pertanian dan industri. Bank Dunia memberi pinjaman dengan tarif preferensial kepada negara-negara anggota yang sedang dalam kesusahan. Sebagai balasannya, pihak Bank juga meminta bahwa langkah-langkah ekonomi perlu ditempuh agar misalnya, tindak korupsi dapat dibatasi atau demokrasi dikembangkan.
      Bank Dunia didirikan pada 27 Desember 1945 setelah ratifikasi internasional mengenai perjanjian yang dicapai pada konferensi yang berlangsung pada 1 Juli22 Juli 1944 di kota Bretton Woods. Markas Bank Dunia berada di Washington, DC, Amerika Serikat. Secara teknis dan struktural Bank Dunia termasuk salah satu dari badan PBB, namun secara operasional sangat berbeda dari badan-badan PBB lainnya.

Daftar presiden Bank Dunia

·         Eugene Meyer (Juni 1946–Desember 1946)
·         John J. McCloy (Maret 1947–Juni 1949)
·         George D. Woods (Januari 1963–Maret 1968)
·         Robert S. McNamara (April 1968–Juni 1981)
·         Alden W. Clausen (Juli 1981–Juni 1986)
·         Barber B. Conable (Juli 1986–Agustus 1991)
·         Lewis T. Preston (September 1991–Mei 1995)
·         James D. Wolfensohn (Juni 1995–Mei 2005)
·         Paul Wolfowitz (Juni 2005–Mei 2007)
·         Robert Zoellick (Juni 2007– sekarang)

10. IFC
      IFC merupakan singkatan dari Internasional Finance Corporation (IFC)merupakan suatu badan usaha Bank Dunia.

11. ICAO
Lambang ICAO (International Civil Aviation Organization)
      International Civil Aviation Organization atau ICAO (bahasa Indonesia: Organisasi Penerbangan Sipil Internasional) adalah sebuah lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa. Lembaga ini mengembangkan teknik dan prinsip-prinsip navigasi udara internasional serta membantu perkembangan perencanaan dan pengembangan angkutan udara internasional untuk memastikan pertumbuhannya terncana dan aman. Dewan ICAO mengadopsi standar dan merekomendasikan praktek mengenai penerbangan, pencegahan gangguan campur tangan yang ilegal, dan pemberian kemudahan prosedur lintas negara untuk penerbangan sipil internasional. Assad Kotaite telah bertindak sebagai Presiden Dewan ICAO sejak 1976, tetapi akan mengundurkan diri pada Agustus 2006.

12. UPU
      UPU (merupakan singkatan dari Universal Postal Union) merupakan sebuah organisasi internasional yang didirikan pada tahun 1874. Organisasi ini merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang pengiriman barang dan perangko. Universal Postal Union bermarkas di Bern, Swiss.
      UPU memiliki anggota lebih dari 200 negara. Organisasi ini bermarkas di Bern, Swiss, dengan 50 kantor wilayah dan beberapa institut dan pusat di seluruh dunia. UPU memiliki dua program utama yang disebarluaskan melalui: pengiriman barang, perangko.
13. ITU
Lambang ITU (International Telecommunication Union)

      International Telecommunication Union (ITU; dalam bahasa Perancis: Union internationale des télécommunications, dalam bahasa Spanyol: Unión Internacional de Telecomunicaciones) adalah sebuah organisasi internasional yang didirikan untuk membakukan dan meregulasi radio internasional dan telekomunikasi. ITU didirikan sebagai International Telegraph Union di Paris pada tanggal 17 Mei 1865. Tujuan utamanya meliputi standardisasi, pengalokasian spektrum radio, dan mengorganisasikan perjanjian rangkaian interkoneksi antara negara-negara berbeda untuk memungkinkan panggilan telepon internasional. Fungsinya bagi telekomunikasi hampir sama dengan fungsi UPU bagi layanan pos. ITU merupakan salah satu agensi khusus PBB, yang bermarkas di Jenewa, Switzerland, di samping gedung utama kampus PBB. ITU terdiri dari tiga biro:
- Biro Telekomunikasi (ITU-T)
- Biro Radiokomunikasi (ITU-R)
- Biro Pengembangan (ITU-D)
ITU diketuai oleh seorang sekretaris jenderal, yang dipilih setiap 4 tahun oleh anggota nasional pada konferensi pleno. Pada konferensi pleno ke-17 di Antalya, Turki, anggota ITU memilih Dr Hamadoun I. Toure dari Mali sebagai sekretaris jenderal.

14. WMO
Lambang Organisasi Meteorologi Dunia (WMO)

      Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) adalah sebuah organisasi antarpemerintah dengan keanggotaan 188 Negara dan Teritori Anggota. Berasal dari International Meteorological Organization (IMO), yang didirikan tahun 1873. Dibentuk tahun 1950, WMO menjadi badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk meteorologi (cuaca dan iklim), hidrologi dan geofisika. Memiliki kantor pusat di Geneva, Swiss. Presidennya Alexander Bedritsky dan Sekretaris Jenderalnya Michel Jarraud. Bulan Juni 1976, dalam tanggapan terhadap laporan pers yang memprediksikan peristiwa seperti Zaman Es Kecil, Organisasi Meteorologi mengeluarkan peringatan bahwa pemanasan iklim global yang signifikan dapat menyebabkan zaman es.

15. IMO
      International Maritime Organization atau IMO (dulunya dikenal sebagai Inter-Governmental Maritime Consultative Organization atau IMCO), didirikan pada tahun 1948 melalui PBB untuk mengkoordinasikan keselamatan maritim internasional dan pelaksanaannya. Walaupun telah didirikan sepuluh tahun sebelumnya, IMO baru bisa berfungsi secara penuh pada tahun 1958. Dengan berpusat di London, Inggris, IMO mempromosikan kerja-sama antar-pemerintah dan antar-industri pelayaran untuk meningkatkan keselamatan maritim dan untuk mencegah polusi air laut.
      IMO dijalankan oleh sebuah majelis dan dibiayai oleh sebuah dewan yang beranggotakan badan-badan yang tergabung di dalam majelis tadi. Dalam melaksanakan tugasnya, IMO memiliki lima komite. Kelima komite ini dibantu oleh beberapa sub-komite teknis. Organisasi-organisasi anggota PBB boleh meninjau cara kerja IMO. Status peninjau (observer) bisa diberikan juga kepada LSM yang memenuhi syarat tertentu.
      IMO didukung oleh sebuah kantor sekretariat yang para pegawainya adalah wakil-wakil dari para anggota IMO sendiri. Sekretariat terdiri atas seorang Sekretaris Jendral yang secara berkala dipilih oleh Majelis, dan berbagai divisi termasuk Inter-Alia, Keselamatan Laut (Marine Safety), Perlindungan Lingkungan dan sebuah seksi Konferensi.

Sejarah IMO

      Konsep IMO muncul setelah bencana kapal Titanic. Inter-Governmental Maritime Consultative Organization (IMCO) dibentuk sebagai jawaban atas tragedi Titanic, tapi tertunda perwujudannya ketika Perang Dunia I meletus. Ketika perang berakhir, IMCO dihidupkan kembali dan menghasilkan sekumpulan peraturan mengenai pembangunan kapal dan keselamatannya yang disebut Safety Of Life At Sea (SOLAS) atau Keselamatan Jiwa di Laut. Setiap tahun, SOLAS terus dimodifikasi dan dimodernisasi untuk beradaptasi dengan perubahan teknologi dan peristiwa-peristiwa baru di laut.
      IMCO pada akhirnya berubah menjadi IMO. IMO secara berkala membuat peraturan (seperti International Regulations for Preventing Collisions at Sea atau Peraturan Internasional untuk Menghindari Tabrakan di Laut) yang didukung oleh badan-badan klasifikasi dan surveyor maritim untuk memastikan ketaatan setiap kapal terhadap peraturan yang berlaku. Port State Control authority (atau Otorita Pengawas Pelabuhan Negara) didirikan untuk memberikan kekuasaan kepada penjaga pantai (Amerika Serikat: US Coast Guard, Indonesia: KPLP [Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai]) untuk menginspeksi kapal-kapal berbendera asing yang masuk ke pelabuhan-pelabuhan negara tersebut. Sebuah Memorandum of Understanding (Protokol) telah ditanda-tangani oleh beberapa negara untuk menyatukan prosedur Port State Control di antara negara-negara tersebut.

16. WIPO
      Organisasi Hak atas Kekayaan Intelektual Dunia atau disebut juga World Intellectual Property Organization (WIPO) (bahasa Perancis : Organisation mondiale de la propriété intellectuelle atau OMPI) adalah merupakan salah satu badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa. WIPO dibentuk pada tahun 1967 dengan tujuan "untuk mendorong kreativitas dan memperkenalkan perlindungan kekayaan intelektual ke seluruh dunia."
      WIPO saat ini beranggotakan 184 negara, serta menyelenggarakan 23 perjanjian internasional, dengan kantor pusatnya di Jenewa, Swiss. Vatikan dan hampir seluruh negara anggota PBB merupakan anggota WIPO. Negara-negara yang tidak menjadi anggota WIPO ini adalah Kiribati, Kepulauan Marshall, Federasi Mikronesia, Nauru, Palau, Palestina, Republik Demokrasi Arab Sahrawi, Kepulauan Solomon , Taiwan, Timor Leste, Tuvalu, dan Vanuatu.

Sejarah

      Pendahulu WIPO bernama BIRPI (Perancis Bureaux Internationaux Réunis pour la Protection de la Propriété Intellectuelle, yang didirikan tahun 1893 untuk mengawasi Konvensi Bern tentang Perlindungan Karya Seni dan Sastra dan Konvensi Paris tentang Perlindungan Hak atas Kekayaan Industri.
WIPO secara resmi dibentuk oleh Konvensi Pembentukan Organisasi Hak Atas Kekayaan Intelektual Dunia (ditandatangani di Stockholm pada tanggal 14 Juli 1967 dan diperbaiki pada tanggal 28 September 1979). Berdasarkan pasal 3 dari konvensi ini, WIPO berupaya untuk "melakukan promosi atas perlindungan dari hak atas kekayaan intelektual (HAKI) ke seluruh penjuru dunia." Pada tahun 1974 WIPO menjadi perwakilan khusus PBB untuk keperluan tersebut.
      Tidak seperti cabang-cabang lain dari PBB, WIPO memiliki sumber dana sendiri yang cukup besar, di luar kontribusi dari negara-negara anggotanya. Pada tahun 2006, di atas 90% dari pemasukannya yang berkisar 500 juta CHF diperkirakan berasal dari pendapatan berbentuk imbal jasa yang diperoleh International Bureau (IB) dari aplikasi HAKI dan sistem registrasi yang mengatur Traktat Kerjasama Paten, Sistem Madrid untuk merek dan Sistem Den Haag untuk Hak atas Desain Industri.

17. IFAD
      Dana Internasional untuk Pengembangan Agrikultural (bahasa Inggris: International Fund for Agricultural Development disingkat IFAD) adalah sebuah badan dari PBB yang didirikan pada 1977 untuk merespon bencana kelaparan di Sahel. Tujuan utamanya adalah untuk menyediakan pendanaan dan menggerakkan sumber-sumber tambahan untuk program-program yang khusus dirancang untuk pengembangan ekonomi wilayah miskin, terutama dengan mengembangkan produktivitas agrikultural.

18. UNIDO
      The United Nations Industrial Development Organization (UNIDO), French/Spanish acronym ONUDI, is a specialized agency in the United Nations system, headquartered in Vienna, Austria. The Organization's primary objective is the promotion and acceleration of industrial development in developing countries and countries with economies in transition and the promotion of international industrial cooperation.
      UNIDO believes that competitive and environmentally sustainable industry has a crucial role to play in accelerating economic growth, reducing poverty and achieving the Millennium Development Goals. The Organization therefore works towards improving the quality of life of the world's poor by drawing on its combined global resources and expertise in the following three interrelated thematic areas:
·         Poverty reduction through productive activities;
·         Trade capacity-building; and
·         Energy and environment.
      Activities in these fields are strictly aligned with the priorities of the current United Nations Development Decade and related multilateral declarations, and reflected in the long-term vision statement, business plan and mid-term programme frameworks of UNIDO.
In order to fulfill these objectives, UNIDO
·         assists developing countries in the formulation of development, institutional, scientific and technological policies and programmes in the field of industrial development;
·         analyzes trends, disseminates information and coordinates activities in their industrial development;
·         acts as a forum for consultations and negotiations directed towards the industrialization of developing countries; and
·         provides technical cooperation to developing countries for implementing their development plans for sustainable industrialization in their public, cooperative and private sectors.
      UNIDO thus works largely in developing countries, with governments, business associations and individual companies. The Organization's "service modules" are Industrial Governance and Statistics, Investment and Technology Promotion, Industrial Competitiveness and Trade, Private Sector Development, Agro-Industries, Sustainable Energy and Climate Change, Montreal Protocol, and Environmental Management. UNIDO was established as a UN programme in 1966 with headquarters in Vienna, Austria, and became a specialized agency of the United Nations in 1985. In 2004, UNIDO established the UNIDO Goodwill Ambassador programme.

  1. ECE
      Perserikatan Bangsa-Bangsa Komisi Ekonomi untuk Eropa (UNECE) didirikan pada tahun 1947 oleh ECOSOC. It is one of five regional commissions of the United Nations. Ini adalah salah satu dari lima komisi regional PBB. The others are the Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (ESCAP) , the Economic Commission for Latin America and the Caribbean (ECLAC) , the Economic Commission for Africa (ECA) and the Economic and Social Commission for Western Asia (ESCWA) . Yang lain adalah Komisi Ekonomi dan Sosial untuk Asia dan Pasifik (ESCAP), maka Komisi Ekonomi untuk Amerika Latin dan Karibia (ECLAC), maka Komisi Ekonomi untuk Afrika (ECA) dan Komisi Ekonomi dan Sosial untuk Asia Barat (ESCWA) .
      Its major aim is to promote pan-European economic integration. Tujuan utamanya adalah untuk mempromosikan pan-Eropa integrasi ekonomi. To do so, UNECE brings together 56 countries located in the European Union, non-EU Western and Eastern Europe, South-East Europe and Commonwealth of Independent States (CIS) and North America. Untuk melakukannya, UNECE membawa bersama 56 negara yang terletak di Uni Eropa, non-Uni Eropa Barat dan Eropa Timur, Eropa Tenggara dan Persemakmuran Negara-negara Merdeka (CIS) dan Amerika Utara. All these countries dialogue and cooperate under the aegis of the UNECE on economic and sectoral issues. Semua negara-negara ini dialog dan bekerja sama di bawah perlindungan dari UNECE pada isu-isu ekonomi dan sektoral.
      To this end, it provides analysis, policy advice and assistance to governments, it gives focus to the United Nations global mandates in the economic field, in cooperation with other global players and key stakeholders, notably the business community. Untuk tujuan ini, memberikan analisis, saran kebijakan dan bantuan kepada pemerintah, hal itu memberikan fokus untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa mandat global di bidang ekonomi, bekerja sama dengan pemain global lainnya dan stakeholder kunci, terutama masyarakat bisnis.
      The UNECE also sets out norms, standards and conventions to facilitate international cooperation within and outside the region. The UNECE juga menetapkan norma, standar dan konvensi untuk memfasilitasi kerjasama internasional di dalam dan di luar daerah.
      The area of expertise of the UNECE covers such sectors as: economic cooperation and integration, energy, environment, housing and land management, population, statistics, timber, trade, and transport. Luas keahlian UNECE meliputi berbagai sektor seperti: kerjasama dan integrasi ekonomi, energi, lingkungan hidup, perumahan dan pengelolaan lahan, populasi, statistik, kayu, perdagangan, dan transportasi. UNECE UNECE has 56 member States . memiliki 56 anggota Serikat. However, all interested UN member States may participate in its work. Namun, semua negara anggota PBB yang berminat dapat berpartisipasi dalam tugasnya. Over 70 international professional organizations and other non-governmental organizations take part in UNECE activities. Lebih dari 70 organisasi profesional internasional dan organisasi non-pemerintah ambil bagian dalam kegiatan UNECE.

  1. ESCAP
      The Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP or ESCAP), located in Bangkok, Thailand, is the regional arm of the United Nations Secretariat for the Asian and Pacific region. It was established in 1947 (then as the UN Economic Commission for Asia and the Far East - ECAFE) to encourage economic cooperation among its member states. The name was changed to the current in 1974. It is one of five regional commissions under the administrative direction of United Nations headquarters. The ESCAP has 53 member States and nine Associate members, and reports to the UN Economic and Social Council (ECOSOC). As well as countries in Asia and the Pacific, it includes France, the Netherlands, the United Kingdom and the United States. The ESCAP is headed by Executive Secretary Noeleen Heyzer of Singapore. Ms. Heyzer is the first woman to head ESCAP, which is the biggest of the UN's five regional commissions, both in terms of population served and area covered.
      Fifty-three countries are members of ESCAP, and there are nine countries which are associate members. ESCAP's regional focus is managing globalization through programs in environmentally sustainable development, trade, and human rights.

  1. ECLA
      The United Nations Economic Commission for Latin America and the Caribbean (UNECLAC or ECLAC) was established in 1948 (then as the UN Economic Commission for Latin America, or UNECLA) to encourage economic cooperation among its member states. In 1984, a resolution was passed to include the countries of the Caribbean in the name. It is one of five regional commissions under the administrative direction of United Nations headquarters. The ECLAC has 44 member States and eight non-independent territories in the Caribbean, and reports to the UN Economic and Social Council (ECOSOC). As well as countries in Latin America and the Caribbean, it includes Canada, France, Germany, the Netherlands, Portugal, Spain, Italy, the United Kingdom, the United States, Japan and South Korea.

·         Mutual Security Act (MSA)
Pada tanggal 15 Januari 1952, Mutual Security Act (MSA) dibentuk yang merupakan Perjanjian ini berisi kerja sama keamananan dan Serikat akan memberikan bantuan ekonomi dan militer. Ini terjadi pada masa Kabinet Sukiman (April 1951- Februari 1952). Kedudukan Kabinet Sukiman semakin goyah sebagai akibat terjadinya pertukaran nota antara Menteri Luar Negeri Subardjo dengan Duta Besar Amerika Serikat Merle Cochan mengenai bantuan ekonomi dan militer berdasarkan ikatan Mutual Security Act (MSA) atau Undang-undang Kerja Sama Keamanan. Kerja sama itu nyatanya sangat merugikan politik luar negeri bebas-aktif yang dianut Indonesia, karena Indonesia harus lebih memerhatikan kepentingan Amerika Serikat.

·         Pasar Bersama Eropa (PBE) dan Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE)
      MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa) didirikan pada tahun 1957 berdasarkan perjanjian antarnegara Eropa Barat di Roma-Italia.
      MEE mengadakan kerja sama di bidang perdagangan dengan negara-negara ASEAN termasuk Indonesia. Pada tanggal 4 April 1977 diselenggarakan konferensi di Brussel antara MEE dengan ASEAN untuk membahas kerja sama. Tujuan MEE yang sekarang dikenal dengan istilah Pasaran Bersama Eropa (PBE) adalah sebagai berikut.
1)   Memperoleh perkembangan yang harmonis dalam kegiatan ekonomi antarnegara-negara anggota.
2)   Meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya negara-negara anggota.
3)   Mempererat kerja sama ekonomi pada anggota-anggota MEE.

·         Indonesia dengan PBE
      Kerja sama ekonomi antarnegara adalah kerja sama yang dilakukan oleh suatu negara dengan negara lain atau beberapa negara sekaligus dalam bidang ekonomi. Sebelumnya, kerja sama ekonomi antarnegara lebih banyak menyangkut kerja sama dalam kegiatan ekspor dan impor. Namun, seiring dengan makin kompleks dan berkembangnya kegiatan ekonomi dunia, kerja sama ekonomi antarnegara juga ditambah dengan bentuk-bentuk lain. Misalnya penyelenggaraan jasa serta pemberian dan penerimaan pinjaman modal/kredit. Indonesia juga berperan dalam kerja sama internasional, yang ditandai dengan ikut sertanya Indonesia dalam berbagai bentuk kerja sama internasional. Misalnya, Indonesia menjadi anggota organisasi ASEAN, APEC, OPEC, PBB, dan sebagainya. Hal-hal yang menyebabkan timbulnya kerja sama ekonomi antarnegara antara lain sebagai berikut.
a.   Kemampuan suatu negara dalam memproduksi barang atau jasa terbatas sedangkan kebutuhan masyarakat tidak terbatas.
b.   Adanya perbedaan kondisi ekonomi, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, peradaban dan kondisi alam masing-masing negara.
c.   Perbedaan faktor produksi yang dimiliki masing-masing negara.
      Hubungan antarnegara kini sudah mengarah untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk dunia. Organisasi dunia seperti PBB secara rutin memberikan bantuan ekonomi kepada negara-negara miskin untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat di negaranegara yang bersangkutan.
      Dalam sebuah kerja sama ekonomi masa kini, tujuan memperoleh keuntungan materi hampir selalu diiringi dengan tujuan untuk meningkatkan persahabatan di antara negara-negara yang terlibat. Dengan persahabatan yang tercipta melalui kerja sama ekonomi inilah, perdamaian regional maupun internasional diharapkan akan dapat terwujud, sehingga dapat meningkatkan perdamaian dunia.
Adapun tujuan kerja sama ekonomi antarnegara adalah sebagai berikut.
a.   Memenuhi kebutuhan barang-barang atau jasa bagi bangsa itu sendiri di dalam negeri.
b.   Meningkatkan kestabilan dalam bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan.
c.   Melindungi pertumbuhan dan pengembangan industri di dalam negeri.
d.   Meningkatkan dan memperluas lapangan kerja.
e.   Meningkatkan pendapatan negara.
f.    Memelihara ketertiban dan perdamaian dunia.
g.   Meningkatkan dan mempererat tali persahabatan antarbangsa di dunia.

Kerja sama ekonomi antarnegara meliputi bidang-bidang berikut.
a.   Perdagangan antarnegara
Meliputi perdagangan ekspor dan impor barang.
b.   Penyelenggaraan dan penerimaan jasa/ penanaman modal, disebut juga kegiatan ekspor dan impor jasa.
1)   Ekspor jasa adalah pemberian jasa kepada orang asing atau negara asing dengan imbalan.
Contoh: jasa pelabuhan untuk kapal-kapal asing dan jasa bandara bagi pesawat mancanegara
2)   Impor jasa adalah penerimaan jasa dari orang asing/ negara asing, misal mendatangkan tenaga ahli ke Indonesia dan menerima penanaman modal asing.
3)   Pinjam meminjam modal antarnegara.
4)   Membayar dan menerima devisa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar